• Postingan2

  • Photobucket

Kebaya

Kebaya identik dengan busana tradisional Indonesia. Konon, pakaian wanita dengan bukaan di bagian depan ini dikenakan oleh wanita Indonesia sejak abad 15 masehi. Seiring perkembangannya kebaya juga dikenakan oleh perempuan Belanda pada abad 19 masehi dimana mereka membutuhkan pakaian yang cocok dengan iklim tropis di Indonesia. Selain itu kebaya juga pernah populer di kalangan perempuan peranakan Tionghoa, sehingga muncullah kebaya encim.

Dalam sejarah perjalanannya, kebaya pun mengalami pasang surut. Misalnya pada masa pedudukan jepang, dimana kreativitas dan produktivitas bangsa ditekan. Jalur perdagangan tekstil dan perlengkapannya diputus sehingga berakibat banyak rumah produksi yang gulung tikar.

Namun kebaya juga pernah mengalami masa-masa gemilang yakni pada abad 19 masehi dan awal abad 20 masehi. Pada masa itu kebaya juga dikenakan oleh pendatang dari Eropa dan Tionghoa tentunya dengan beberapa penyesuaian.

Kini kebaya kembali mendapatkan tempat di hati anak bangsa. Terbukti kini semakin banyak kreasi kebaya karya anak bangsa yang tidak kalah dengan gaun rancangan desainer mancanegara. Kebaya masa kini bisa menampilkan kesan anggun, elegan, glamour, dan juga seksi. Desain kebaya sekarang juga fleksibel, bisa disesuaikan dengan acara yang sedang berlangsung apakah itu acara resmi atau bahkan santai sekalipun. Modelnyapun kini beragam, bahkan bisa dimodifikasi dengan rancangan busana modern yang ada.

(sumber: http:// lifestyle.okezone.com)

«

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: